Vaksin wajib dan yang dianjurkan
Pemerintah Arab Saudi mewajibkan vaksin meningitis meningokokus bagi seluruh jamaah, karena penyakit ini menular cepat lewat percikan pernapasan di tempat padat. Bagi jamaah Indonesia, vaksin polio juga diwajibkan karena Indonesia masih dalam pemantauan kasus polio global. Tanpa sertifikat vaksin, visa umroh bisa tidak diterbitkan. Ketentuan ini merujuk pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan tahun 2025.
Di luar yang wajib, beberapa vaksin sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan selama ibadah, seperti influenza, pneumonia, dan COVID-19. Vaksin-vaksin ini melindungi dari penyakit yang mudah menyebar di tengah kerumunan. Karena aturan dapat berubah, sebaiknya konfirmasikan persyaratan terbaru ke travel resmi atau Kantor Kesehatan Pelabuhan. Memastikan jadwal vaksin sejak jauh hari membuat seluruh proses keberangkatan lebih lancar.
Daftar vaksin dan waktu pelaksanaannya
Berikut ringkasan vaksin dan waktunya:
Meningitis meningokokus ACWY: wajib, syarat utama visa, lakukan minimal 10 sampai 14 hari sebelum berangkat.
Polio (bOPV atau IPV): wajib bagi jamaah Indonesia, lakukan minimal 10 hari sebelum berangkat.
Influenza, pneumonia, dan COVID-19: sangat dianjurkan untuk perlindungan tambahan, meski tidak wajib.
Simpan sertifikat vaksin internasional (ICV atau buku kuning), karena akan diperiksa sebagai syarat masuk.
Lakukan vaksin di Kantor Kesehatan Pelabuhan atau fasilitas kesehatan resmi, jangan menunggu mendekati keberangkatan.
Bagi yang memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum vaksinasi.
Mengurus vaksin sejak awal mencegah kendala dokumen di saat-saat akhir. Alburaq membantu jamaah dengan pembekalan administrasi, termasuk pengingat dan arahan soal vaksin serta dokumen kesehatan, agar persiapan Anda lengkap dan tenang. Sebagai penyelenggara umroh tangan pertama, Alburaq memastikan setiap tahap terurus dengan jelas. Bila ada pertanyaan soal jadwal vaksin, Anda bisa berkonsultasi melalui HaloAI.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa saja vaksin wajib untuk umroh 2026?
Ada dua, yaitu meningitis meningokokus ACWY dan polio. Keduanya menjadi syarat penerbitan visa bagi jamaah Indonesia.
Kapan sebaiknya vaksin dilakukan?
Minimal 10 sampai 14 hari sebelum keberangkatan agar tubuh sempat membentuk antibodi secara optimal. Jangan menunda hingga mendekati waktu berangkat.
Apakah ada vaksin lain yang dianjurkan?
Ya, influenza, pneumonia, dan COVID-19 sangat dianjurkan untuk perlindungan tambahan selama berada di tengah kerumunan, meski tidak wajib.
Referensi
- Liputan6 (2026). Aturan terbaru vaksin meningitis untuk umroh tahun 2026. https://www.liputan6.com/islami/read/6326066/aturan-terbaru-vaksin-meningitis-untuk-umroh-tahun-2026-calon-jemaah-wajib-tahu
- Hanah Tour (2026). Apakah umroh 2026 wajib vaksin meningitis dan polio. https://hanahtour.id/blog/detail/73/apakah-umroh-2026-wajib-vaksin-meningitis-dan-polio
- Liputan6 (2026). Aturan vaksin umroh mandiri 2026 dan dasar regulasinya. https://www.liputan6.com/islami/read/6326632/apakah-umroh-mandiri-tetap-wajib-vaksin-meningitis-simak-aturan-terbaru-2026