Tata Cara Umroh Lengkap dari Niat hingga Tahallul

Tata cara umroh mengikuti urutan yang tetap, yaitu berihram dan niat dari miqat, memperbanyak talbiyah, tawaf tujuh putaran, sa'i tujuh kali antara Shafa dan Marwah, lalu tahallul dengan memotong rambut. Allah memerintahkan, sempurnakanlah haji dan umrah karena Allah (QS Al-Baqarah ayat 196). Memahami urutan ini membuat jamaah dapat mengikuti rombongan tanpa kebingungan.

Persiapan sebelum berihram

Sebelum mengenakan kain ihram, jamaah disunnahkan mandi, berwudhu, merapikan kuku dan rambut, lalu memakai wewangian di badan sebelum niat. Setelah berniat, sebagian sunnah tersebut tidak lagi boleh dikerjakan karena masuk dalam larangan ihram.

1. Ihram dan niat di miqat

Di miqat, jamaah mengenakan kain ihram dan berniat dengan lafal Nawaitul umrata wa ahramtu bihi lillahi taala. Sejak niat diucapkan, seluruh larangan ihram mulai berlaku, seperti memakai wewangian, memotong rambut, dan berhubungan suami istri.

2. Memperbanyak talbiyah menuju Makkah

Sepanjang perjalanan menuju Masjidil Haram, jamaah melafalkan talbiyah berulang kali sebagai tanda memenuhi panggilan Allah. Bacaan talbiyah dihentikan ketika jamaah mulai melaksanakan tawaf.

3. Tawaf mengelilingi Ka'bah

Tawaf dimulai dari garis sejajar Hajar Aswad dengan posisi Ka'bah selalu berada di sisi kiri, dikerjakan sebanyak tujuh putaran dalam keadaan suci dari hadas. Tidak ada doa wajib khusus, sehingga jamaah boleh berdoa sesuai hajat. Setelah selesai, jamaah disunnahkan sholat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim dan minum air zamzam.

4. Sa'i antara Shafa dan Marwah

Sa'i dimulai dari bukit Shafa dan diakhiri di Marwah, sebanyak tujuh kali lintasan. Urutan ini mengikuti petunjuk hadis Nabi, mulailah dengan apa yang dimulai Allah, yakni Shafa (HR Muslim).

5. Tahallul menutup rangkaian

Umroh disempurnakan dengan tahallul, yaitu mencukur atau memotong rambut. Pria boleh mencukur habis atau memendekkan secara merata, sedangkan wanita cukup memotong ujung rambut minimal tiga helai. Setelah tahallul, seluruh larangan ihram kembali dibolehkan dan rangkaian umroh dinyatakan selesai. Berbeda dengan haji yang memiliki dua tahap tahallul, umroh hanya memiliki satu kali tahallul. Karena setiap tahap dikerjakan berurutan, kehadiran pembimbing ibadah yang mendampingi langsung sangat membantu jamaah menjaga ketertiban di tengah kepadatan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Berapa lama umroh dikerjakan?

Umumnya sekitar tiga sampai enam jam, bergantung pada kepadatan jamaah, kondisi fisik, dan usia.

Bolehkah niat umroh dibaca di pesawat?

Boleh. Jamaah yang langsung menuju Jeddah biasanya berniat ketika pesawat melintas sejajar dengan miqat.

Apakah tawaf dan sa'i harus berurutan tanpa jeda?

Disunnahkan langsung berurutan setelah tawaf, namun jeda singkat untuk sholat atau istirahat tidak membatalkan rangkaian.

Memahami urutan ini sejak di tanah air membuat Bapak/Ibu lebih tenang, fokus pada doa, dan lebih khusyuk saat tiba di Tanah Suci.

Referensi

  • QS Al-Baqarah ayat 196, Tafsir NU Online. https://nu.or.id/tafsir/tafsir-surat-al-baqarah-ayat-196-6-hukum-dan-adab-haji-aodXn
  • BPKH, Cara Melakukan Tawaf (HR Bukhari). https://bpkh.go.id/cara-melakukan-tawaf/
  • Muslim.or.id, Sunnah-Sunnah Thawaf. https://muslim.or.id/18442-beberapa-sunnah-ketika-thawaf.html
Bagaimana Alburaq Membantu Calon Jamaah Membandingkan secara Adil