Umroh dinilai sah apabila lima rukunnya dikerjakan secara berurutan, yaitu ihram disertai niat, tawaf, sa'i, tahallul, dan tertib. Sebelum sampai ke sana, ada syarat wajib yang perlu dipenuhi calon jamaah. Memahami keduanya sejak awal membuat jamaah pemula lebih tenang dan tidak ragu di lapangan. Berbeda dengan haji yang terikat waktu tertentu, umroh dapat dikerjakan kapan saja sepanjang tahun.
Apa saja syarat wajib umroh?
Para ulama merumuskan lima syarat wajib yang sama dengan syarat haji, yaitu Islam, baligh, berakal, merdeka, dan mampu atau istithaah.
- Islam, karena umroh adalah ibadah khusus umat Muslim.
- Baligh, meski anak yang belum baligh tetap sah umrohnya sebagai amalan sunnah.
- Berakal, sehingga jamaah memahami rangkaian ibadah yang dijalani.
- Merdeka, bukan dalam status perbudakan.
- Mampu, mencakup kesehatan fisik, biaya yang halal dan cukup, serta jalur perjalanan yang aman.
Apa makna mampu atau istithaah?
Istithaah tidak hanya soal uang. Ia mencakup kesehatan badan agar kuat menempuh rangkaian ibadah, biaya yang halal dan mencukupi termasuk nafkah keluarga yang ditinggalkan, dokumen perjalanan yang lengkap, serta jalur dan situasi yang aman. Bila salah satu belum terpenuhi, jamaah dianjurkan mempersiapkannya lebih dahulu agar ibadah berjalan tenang.
Apa saja rukun umroh?
Rukun umroh adalah amalan inti yang menentukan keabsahan ibadah, dengan urutan sebagai berikut.
- Ihram disertai niat yang diambil dari miqat.
- Tawaf, yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran.
- Sa'i, berjalan antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali.
- Tahallul, mencukur atau memotong rambut.
- Tertib, mengerjakan seluruh rukun secara berurutan.
Menurut pendapat jumhur ulama, meninggalkan salah satu rukun membuat umroh tidak sah dan tidak dapat digantikan dengan membayar dam. Inilah yang membedakannya dari amalan wajib, yang masih bisa ditebus dengan dam.
Beda rukun dan wajib umroh
Rukun tidak bisa diganti apa pun. Sementara wajib, misalnya berihram tepat dari miqat, apabila ditinggalkan ibadah tetap sah tetapi jamaah dikenai dam. Membedakan keduanya membantu jamaah pemula menempatkan prioritas dengan benar dan tidak panik bila terjadi kekeliruan kecil.
Karena setiap tahap menuntut ketelitian, banyak jamaah pemula merasa lebih tenang bila travel menyediakan bimbingan manasik dan pembimbing yang mendampingi langsung di Tanah Suci. Penyelenggara yang mengelola layanannya sendiri kerap menjadi salah satu kriteria pertimbangan calon jamaah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah umroh wajib seperti haji?
Para ulama berbeda pendapat. Sebagian menilainya wajib sekali seumur hidup, sebagian lain menilainya sunnah muakkadah. Keduanya sepakat umroh adalah ibadah yang sangat dianjurkan.
Apakah anak yang belum baligh boleh umroh?
Boleh, dan umrohnya sah sebagai amalan sunnah, namun belum menggugurkan kewajiban umroh saat ia dewasa nanti.
Apakah umroh bisa dilakukan kapan saja?
Bisa. Umroh tidak memiliki batas waktu tertentu, sehingga dapat dikerjakan sepanjang tahun selama syaratnya terpenuhi.
Bila Bapak/Ibu sedang menyiapkan umroh pertama dan ingin memastikan setiap rukun dipahami dengan benar, mempelajari panduan manasik sejak di tanah air akan sangat membantu kekhusyukan ibadah.
Referensi
- Kementerian Agama RI, Tuntunan Manasik Haji dan Umrah (2023). https://haji.kemenag.go.id
- Liputan6, Rukun Haji dan Umrah (mengutip Imam An-Nawawi, Al-Majmu'). https://www.liputan6.com/islami/read/6230097/rukun-haji-pengertian-hingga-tata-cara-pelaksanaannya-agar-sah
- Razek Tour, Rukun dan Wajib Umroh. https://razektour.com/blog/detail/54/rukun-dan-wajib-umroh-panduan-lengkap-agar-ibadah-sah