Apa Saja Sunnah Tawaf yang Sering Terlewat Jamaah

Selain tujuh putaran yang menjadi rukun, tawaf memiliki sejumlah sunnah yang menyempurnakan ibadah. Banyak jamaah melewatkannya karena tidak tahu atau karena suasana yang padat. Memahaminya sejak awal membuat tawaf lebih sesuai tuntunan, meski meninggalkan sunnah tidak membatalkan ibadah.

Apa saja sunnah dalam tawaf?

  • Istilam Hajar Aswad, yaitu menyentuh atau menciumnya di awal dan setiap putaran. Bila padat, cukup berisyarat dengan tangan sambil mengucap Bismillahi Allahu Akbar.
  • Idhtiba bagi pria, yaitu membuka bahu kanan dengan menyampirkan kain ihram ke bahu kiri sepanjang tawaf umroh.
  • Raml bagi pria, yaitu berjalan cepat dengan langkah pendek pada tiga putaran pertama.
  • Mengusap Rukun Yamani jika memungkinkan, tanpa perlu menciumnya.
  • Memperbanyak doa dan dzikir, terutama membaca doa kebaikan dunia dan akhirat di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.

Apa dalil raml dan idhtiba?

Raml dan idhtiba dicontohkan Rasulullah. Dari Ibnu Abbas, jamaah diperintahkan melakukan raml pada tiga putaran pertama dan berjalan biasa pada empat putaran berikutnya (HR Bukhari dan Muslim). Para ulama menjelaskan, raml menampakkan semangat dan kekuatan, sedangkan idhtiba menampilkan kesiapan beribadah.

Sunnah setelah tawaf yang sering terlupa

  • Sholat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, dengan membaca Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua.
  • Berdoa sejenak di Multazam, area antara pintu Ka'bah dan Hajar Aswad.
  • Minum air zamzam sambil menghadap Ka'bah dan memanjatkan doa kebaikan.

Apakah ada doa khusus tiap putaran tawaf?

Tidak ada doa wajib yang baku untuk setiap putaran tawaf. Jamaah bebas membaca dzikir, istighfar, selawat, atau ayat Al-Quran sesuai hajat. Doa yang dikhususkan hanyalah bacaan di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, yaitu memohon kebaikan dunia dan akhirat. Banyak jamaah keliru memaksakan bacaan tertentu di tiap putaran sehingga kurang khusyuk. Padahal yang utama adalah kehadiran hati dan kesinambungan dzikir sepanjang tawaf.

Karena suasana di sekitar Ka'bah kerap padat, banyak sunnah ini terlewat. Pembimbing ibadah yang berpengalaman akan mengarahkan jamaah agar tetap menjaga sunnah tanpa memaksakan diri di tengah kerumunan. Menginap dekat Masjidil Haram juga memudahkan jamaah mengulang tawaf sunnah dengan lebih leluasa.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah meninggalkan sunnah tawaf membatalkan umroh?

Tidak. Sunnah hanya menyempurnakan. Tawaf tetap sah meski sebagian sunnah seperti raml atau idhtiba tidak dikerjakan.

Apakah idhtiba dilakukan sepanjang umroh?

Idhtiba khusus saat tawaf. Setelah tawaf selesai, kain ihram dikembalikan menutup kedua bahu seperti semula.

Apakah sholat dua rakaat harus tepat di belakang Maqam Ibrahim?

Dianjurkan di belakang Maqam Ibrahim, namun bila padat boleh di bagian mana saja di Masjidil Haram.

Dengan mengenali sunnah-sunnah ini, Bapak/Ibu dapat menjalankan tawaf lebih sempurna dan meraih keutamaan yang sering terlewatkan jamaah lain.

Referensi

Mengapa Alburaq Disebut Penyelenggara Umroh Tangan Pertama