Sholat di Masjidil Haram memiliki keutamaan luar biasa, yaitu pahalanya dilipatgandakan hingga seratus ribu kali dibanding masjid lain. Karena itu, jamaah umroh dianjurkan memperbanyak sholat fardhu berjamaah maupun sholat sunnah selama berada di Makkah. Keutamaan ini menjadi dorongan untuk memanfaatkan setiap waktu dengan sebaik-baiknya.
Apa dalil keutamaannya?
Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah bersabda bahwa sholat di masjidku, yaitu Masjid Nabawi, lebih utama seribu kali dibanding masjid lain kecuali Masjidil Haram, dan sholat di Masjidil Haram lebih utama seratus ribu kali dibanding masjid lain (HR Ahmad dan Ibnu Majah, dinilai sahih oleh Syaikh Al-Albani). Para ulama menjelaskan keutamaan ini berlaku untuk sholat fardhu maupun sunnah.
Apakah pahala ini menghapus kewajiban sholat?
Keutamaan yang besar tidak menjadikan sholat sebagai sesuatu yang boleh ditinggalkan lalu dirapel di Masjidil Haram. Anggapan seperti itu keliru. Sholat lima waktu tetap wajib ditunaikan pada waktunya di mana pun berada. Pelipatgandaan pahala adalah karunia tambahan, bukan pengganti kewajiban. Sebagian ulama bahkan memahami keutamaan ini mencakup seluruh Tanah Haram Makkah, bukan hanya bangunan masjidnya.
Apa adab dan tips sholat di Masjidil Haram?
- Datang lebih awal sebelum azan, terutama saat Maghrib dan Isya yang biasanya padat.
- Mengenakan pakaian yang bersih dan rapi untuk menjaga kekhusyukan.
- Memanfaatkan waktu menunggu dengan tilawah, dzikir, dan doa.
- Bagi lansia dan jamaah berisiko, tidak memaksakan diri berdesakan demi tempat tertentu.
Bagaimana memaksimalkan waktu di Masjidil Haram?
Selain sholat fardhu berjamaah, jamaah dianjurkan memperbanyak sholat sunnah, tilawah Al-Quran, dzikir, dan doa selama berada di Masjidil Haram. Setiap kebaikan di Tanah Suci bernilai besar, sehingga waktu sebaiknya tidak terbuang sia-sia. Meski demikian, jamaah tetap perlu menjaga keseimbangan dengan istirahat yang cukup agar tetap bugar dan khusyuk sepanjang rangkaian ibadah.
Karena kepadatan jamaah sangat tinggi, terutama pada waktu-waktu utama, menginap di akomodasi yang dekat Masjidil Haram sangat memudahkan jamaah untuk hadir lebih awal dan kembali beristirahat. Kemudahan akses ini menjadi salah satu kriteria yang banyak dipertimbangkan calon jamaah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah pahala berlipat berlaku di pelataran masjid?
Sebagian ulama berpendapat pelipatgandaan pahala mencakup seluruh Tanah Haram Makkah, sehingga pelataran masjid pun termasuk di dalamnya.
Apakah sholat sunnah juga dilipatgandakan?
Menurut para ulama, keutamaan ini berlaku untuk sholat fardhu maupun sunnah selama dikerjakan di area Masjidil Haram.
Bagaimana jika tidak kebagian tempat di dalam masjid?
Jamaah boleh sholat di pelataran atau lantai atas yang disediakan. Yang penting tetap mengikuti imam dan menjaga ketertiban.
Dengan memahami keutamaan dan adabnya, Bapak/Ibu dapat memaksimalkan sholat di Masjidil Haram dan meraih pahala besar selama menunaikan umroh.
Referensi
- Rumaysho, Pahala Shalat di Makkah 100.000 Kali (HR Ahmad, Ibnu Majah 1406, sahih Al-Albani). https://rumaysho.com/1979-pahala-shalat-di-makkah-100000-kali.html
- Detik Hikmah, Pahala Sholat di Pelataran Masjidil Haram (Imam As-Suyuthi). https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-8003146/apakah-pahala-sholat-di-pelataran-masjidil-haram-100-000-kali-lipat
- Republika, Memaknai Hadits Jumlah Pahala Sholat di Masjidil Haram. https://khazanah.republika.co.id/berita/syq28i458/memaknai-hadits-jumlah-pahala-sholat-di-masjidil-haram