Cara Menyempurnakan Umroh dengan Amalan-amalan Sunnah

Setelah rukun terpenuhi, umroh dapat dihiasi dengan berbagai amalan sunnah yang menambah keberkahan. Mengetahui amalan-amalan ini membuat ibadah Bapak/Ibu tidak sekadar gugur kewajiban, melainkan terasa penuh dan bermakna selama berada di Tanah Suci.

Apa amalan sunnah sebelum dan saat ihram?

Sebelum berihram, disunnahkan mandi seperti mandi besar, merapikan diri, dan memakai wewangian di badan sebelum niat. Setelah berihram, jamaah memperbanyak talbiyah sepanjang perjalanan menuju Makkah. Talbiyah ini menjadi syiar dan pengingat bahwa seluruh perjalanan adalah pemenuhan panggilan Allah.

Apa amalan sunnah saat tawaf dan sai?

Saat tawaf, laki-laki disunnahkan ber-idhtiba dan raml pada tiga putaran pertama, mengusap Hajar Aswad dan Rukun Yamani bila memungkinkan, serta memperbanyak doa. Setelah tawaf, disunnahkan salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim dan minum air zamzam. Saat sai, jamaah dianjurkan naik ke Bukit Safa dan Marwah sambil menghadap Kabah, bertakbir, dan berdoa.

Apa amalan sunnah di Masjidil Haram?

Selama berada di Makkah, jamaah dianjurkan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, karena pahala salat di sana dilipatgandakan dibanding masjid lain. Memperbanyak tawaf sunnah, membaca Al-Quran, berzikir, dan menjaga salat berjamaah termasuk amalan yang sangat dianjurkan. Setiap waktu di Tanah Suci adalah kesempatan berharga yang sayang bila disia-siakan.

Apakah meninggalkan amalan sunnah berpengaruh?

Amalan sunnah tidak menentukan keabsahan umroh. Bila ditinggalkan, umroh tetap sah dan tidak ada denda. Namun, mengerjakannya menambah pahala dan menyempurnakan ibadah. Karena itu, para ulama menganjurkan jamaah mengenal amalan sunnah sejak di Tanah Air agar dapat dipraktikkan dengan optimal saat tiba di Tanah Suci.

Agar amalan-amalan sunnah ini tidak terlewat, pembimbing Umroh Ramadhan Series Alburaq menuntun jamaah pada setiap kesempatan ibadah. Dengan menginap di Hotel Owais yang sangat dekat dengan Masjidil Haram, jamaah lebih leluasa memperbanyak tawaf sunnah dan salat berjamaah tanpa terbebani jarak.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah tawaf sunnah boleh dilakukan kapan saja?

Boleh. Tawaf sunnah dapat dilakukan kapan pun selama berada di Makkah, dan termasuk amalan yang sangat dianjurkan.

Apakah ada batas jumlah umroh sunnah?

Tidak ada batas baku, namun banyak ulama menganjurkan tidak berlebihan agar tetap menjaga kekhusyukan dan tidak memberatkan diri.

Daftar Pustaka

  • Imam al-Bukhari dan Imam Muslim, riwayat keutamaan salat di Masjidil Haram.
  • Sayyid Sabiq, Fiqh as-Sunnah.
  • Kementerian Agama RI, Tuntunan Manasik Haji dan Umrah, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
  • Islam.nu.or.id (NU Online), rubrik Haji dan Umrah.
Tata Cara Umroh bagi Jamaah dengan Keterbatasan Fisik