Madinah disebut kota yang penuh kerinduan karena menjadi tempat tinggal dan tempat dimakamkannya Rasulullah, lokasi Masjid Nabawi yang mulia, serta kota yang Nabi doakan agar dicintai umatnya. Suasananya yang teduh dan penuh keberkahan menjadikan banyak hati merindukannya, bahkan sebelum sempat berkunjung.
Apa yang membuat Madinah begitu dirindukan?
Madinah adalah kota tempat Rasulullah berhijrah, membangun masyarakat Islam, dan menghabiskan masa akhir hidupnya. Di kota ini terdapat Masjid Nabawi yang dibangun oleh beliau, serta makam beliau yang menjadi tujuan ziarah penuh penghormatan. Keterikatan dengan sosok Rasulullah inilah yang menumbuhkan kerinduan mendalam pada kota ini.
Adakah doa khusus tentang kecintaan kepada Madinah?
Rasulullah pernah berdoa agar kaum muslimin mencintai Madinah sebagaimana mereka mencintai Makkah, bahkan lebih dari itu. Doa beliau ini terus terkabul, sehingga kecintaan dan kerinduan kepada Madinah tumbuh di hati umat dari masa ke masa. Kota ini pun dikenal dengan suasana yang menenangkan dan penuh keberkahan.
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa iman akan kembali berkumpul ke Madinah sebagaimana ular kembali ke sarangnya. Hadis ini menggambarkan kedudukan Madinah sebagai tempat yang istimewa bagi keimanan. Gambaran ini semakin memperkuat kerinduan umat untuk dapat singgah dan beribadah di sana.
Bagaimana kerinduan kepada Madinah sebaiknya disikapi?
Kerinduan kepada Madinah dapat dirawat dengan mempelajari sejarah Rasulullah, memperbanyak salawat, dan berdoa agar diberi kesempatan berziarah. Jadikan kecintaan kepada kota ini sebagai bagian dari kecintaan kepada Rasulullah dan ajarannya. Dengan begitu, kerinduan tersebut tumbuh menjadi penyemangat dalam meneladani beliau.
Merawat kecintaan kepada Madinah berarti merawat kecintaan kepada Rasulullah dan ajarannya. Dengan memperbanyak salawat dan meneladani beliau, kerinduan kepada kota ini tumbuh menjadi semangat untuk mengikuti sunnah, sembari berdoa agar Allah memberi kesempatan untuk menziarahinya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Mengapa Madinah disebut kota Rasulullah?
Madinah disebut kota Rasulullah karena menjadi tempat beliau berhijrah, membangun masyarakat Islam, dan dimakamkan. Di kota ini berdiri Masjid Nabawi yang beliau dirikan. Keterikatan erat dengan kehidupan dan perjuangan Rasulullah menjadikannya dikenal sebagai kota beliau.
Apa yang membuat suasana Madinah terasa menenangkan?
Banyak jamaah merasakan ketenangan di Madinah karena keberkahan kota, kemuliaan Masjid Nabawi, dan keterikatan ruhani dengan Rasulullah. Suasana ibadah yang khusyuk dan keteduhan kota turut menambah ketentraman yang dirasakan para pengunjungnya.
Referensi
- HR Bukhari no. 1889, dari Aisyah (doa Nabi agar kaum muslimin mencintai Madinah sebagaimana mencintai Makkah atau lebih).
- HR Bukhari no. 1876 dan Muslim no. 147, dari Abu Hurairah (iman akan kembali berkumpul ke Madinah sebagaimana ular kembali ke sarangnya).
- HR Bukhari no. 1190 dan Muslim no. 1394, dari Abu Hurairah (salat di Masjid Nabawi lebih utama seribu kali daripada masjid lain, kecuali Masjidil Haram).