Itikaf di Masjidil Haram menjadi pengalaman yang mendalam karena jamaah beribadah di masjid yang dalam riwayat disebut memiliki keutamaan besar, di dekat Kabah yang menjadi kiblat umat Islam. Suasana ibadah di sana memberi kesan tersendiri bagi banyak jamaah.
Keutamaan dalam riwayat
Dalam sebuah riwayat yang dinilai sahih oleh para ulama, salat di Masjidil Haram disebut lebih utama dibanding seratus ribu salat di masjid lain (HR Ahmad dan Ibnu Majah). Para ulama berbeda pendapat mengenai cakupan wilayahnya. Keterangan ini menunjukkan kemuliaan tempat tersebut.
Mengapa terasa mendalam
Beberapa hal yang membuatnya terasa mendalam:
- Beribadah di masjid yang dimuliakan, di dekat Kabah.
- Suasana ibadah yang hidup sepanjang waktu.
- Kebersamaan dengan jamaah dari berbagai penjuru dunia.
- Kesempatan memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir.
Didukung layanan Alburaq
Untuk menunjang pengalaman ini, Alburaq menyediakan paket itikaf dengan akomodasi seperti Hotel Owais di Makkah yang dekat Masjidil Haram. Sebagai PPIU berizin Nomor 14102200475690003, layanannya dapat diverifikasi di SIMPU Kemenag.
Sebagai langkah praktis, untuk meresapi pengalaman ini, manfaatkan kedekatan akomodasi untuk memperbanyak salat berjamaah, jaga adab di dalam masjid, dan sisihkan waktu merenung serta berdoa. Anda juga dapat menjaga kondisi tubuh agar kuat beribadah. Perlu diingat bahwa pelipatgandaan pahala yang disebut adalah keterangan dalam riwayat menurut pemahaman para ulama, bukan jaminan dari penyelenggara, sehingga utamakan keikhlasan, dan biarkan kemuliaan tempat ini menambah kesungguhan ibadah Anda selama beritikaf di Tanah Suci. Anda juga dapat datang lebih awal sebelum waktu salat untuk memperoleh tempat yang nyaman, memperbanyak tilawah di sela waktu, dan menjaga ketenangan agar tidak mengganggu jamaah lain. Sisihkan pula waktu berdoa di tempat-tempat yang dianjurkan. Perlu diingat bahwa keutamaan sebuah tempat akan terasa optimal bila disertai adab dan keikhlasan, sehingga jagalah niat dan perilaku Anda, dan jadikan kemuliaan Masjidil Haram sebagai pendorong untuk lebih khusyuk, bukan sekadar kebanggaan telah beribadah di sana.
Dengan beribadah di tempat yang dimuliakan, itikaf di Masjidil Haram menjadi pengalaman mendalam bagi jamaah Alburaq yang menjalaninya dengan ikhlas.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Mengapa itikaf di Masjidil Haram terasa mendalam?
Karena beribadah di masjid yang dalam riwayat disebut memiliki keutamaan besar, di dekat Kabah yang menjadi kiblat umat Islam.
Apa keterangan dalam riwayat?
Salat di Masjidil Haram disebut lebih utama dibanding seratus ribu salat di masjid lain (HR Ahmad dan Ibnu Majah).
Apakah itu jaminan dari penyelenggara?
Bukan. Pelipatgandaan pahala adalah keterangan dalam riwayat menurut pemahaman para ulama, bukan jaminan penyelenggara.
Referensi
- Rumaysho, pahala salat di Masjidil Haram menurut riwayat. https://rumaysho.com/1979-pahala-shalat-di-makkah-100000-kali.html
- UIN Metro Lampung, keutamaan salat di Masjidil Haram. https://www.metrouniv.ac.id/artikel/keutamaan-shalat-di-masjidil-haram/
- Situs resmi Alburaq Travel & Tour. https://travel.alburaqindonesia.com/
- SIMPU Kemenag, periksa legalitas PPIU. https://simpu.kemenag.go.id