Memotong atau mencukur rambut saat tahallul hukumnya wajib sebagai penutup umroh, dan termasuk rukun. Bagi pria, lebih utama mencukur habis, namun boleh juga memendekkan secara merata. Bagi wanita, cukup memotong ujung rambut sepanjang kira-kira satu ruas jari. Tanpa tahallul, rangkaian umroh belum dianggap sempurna.
Apa dalil tahallul dengan memotong rambut?
Allah menyebutkan keadaan jamaah dengan menggundul kepala dan memendekkannya (QS Al-Fath ayat 27). Nabi juga mendoakan keutamaan lebih bagi yang mencukur habis. Karena itu, para ulama menyimpulkan halq atau mencukur habis lebih utama bagi pria dibanding taqshir atau sekadar memendekkan.
Bagaimana ketentuan bagi pria?
- Lebih utama mencukur seluruh rambut kepala atau halq.
- Boleh juga memendekkan rambut, dengan syarat merata di seluruh kepala.
- Tidak cukup memotong hanya sebagian kecil rambut.
- Pria yang berencana segera berumroh lagi kadang memilih memendekkan agar masih ada rambut untuk dicukur berikutnya.
Bagaimana ketentuan bagi wanita?
Wanita tidak mencukur, tetapi cukup memotong ujung rambut sepanjang kira-kira satu ruas atau seujung jari, paling sedikit tiga helai. Para ulama menjelaskan mencukur tidak disyariatkan bagi wanita karena dapat menghilangkan mahkota dan keindahannya. Rambut dikumpulkan ke wadah yang disediakan, dan suami boleh menggunting rambut istrinya setelah keduanya menyelesaikan sa'i. Yang terpenting, rambut benar-benar terpotong, bukan sekadar disentuh atau diusap.
Di mana sebaiknya tahallul dilakukan?
Tahallul sebaiknya dilakukan di dalam wilayah Tanah Haram, dan umumnya dikerjakan tidak jauh dari area sa'i. Banyak jamaah melakukannya bersama rombongan agar tertib. Pembimbing ibadah memastikan urutannya benar, yaitu tahallul setelah tawaf dan sa'i, sehingga umroh sah dan sempurna.
Apa hikmah memotong rambut saat tahallul?
Memotong rambut saat tahallul menyimbolkan selesainya rangkaian ibadah sekaligus kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah. Bagi pria, mencukur habis menampakkan kesungguhan melepas atribut diri. Bagi wanita, memotong sedikit ujung rambut sudah mencukupi. Para ulama memandang amalan ini sebagai tanda pembaruan diri, memulai lembaran baru yang lebih bersih setelah menunaikan umroh.
Karena ketelitian urutan ini penting, kehadiran pembimbing yang mendampingi langsung membantu jamaah menutup ibadah dengan tenang. Pendampingan seperti ini menjadi salah satu kriteria yang banyak dipertimbangkan calon jamaah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa minimal rambut yang dipotong?
Paling sedikit tiga helai, namun dianjurkan merata. Bagi pria lebih utama mencukur habis seluruh kepala.
Apakah wanita haid boleh tahallul?
Boleh, karena tahallul tidak mensyaratkan suci. Namun ia tetap menyelesaikan tawaf dan sa'i lebih dahulu sesuai urutan.
Bolehkah memakai gunting sendiri saat tahallul?
Boleh, asalkan rambut benar-benar terpotong sesuai ketentuan, bukan sekadar diusap atau disentuh.
Dengan memahami ketentuan tahallul bagi pria dan wanita, Bapak/Ibu dapat menutup rangkaian umroh dengan benar dan yakin bahwa ibadah telah sempurna.
Referensi
- Liputan6, Rukun Umrah dan Tahallul (QS Al-Fath 27, HR Muslim). https://www.liputan6.com/disabilitas/read/5576352/hukum-menjalankan-rukun-umrah-dengan-kursi-roda-bagi-penyandang-disabilitas-dan-lansia
- Kapanlagi, Urutan Ibadah Umroh hingga Tahallul. https://www.kapanlagi.com/feeds/urutan-ibadah-umroh-lengkap-dari-ihram-hingga-tahallul-yang-wajib-diketahui-jamaah-fa15a3c91c.html
- Kementerian Agama RI, Tuntunan Manasik Haji dan Umrah (2023). https://haji.kemenag.go.id