Keutamaan Sholat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Sholat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi memiliki keutamaan istimewa berupa pahala yang dilipatgandakan jauh melebihi salat di masjid lain. Dalam riwayat disebutkan salat di Masjid Nabawi setara seribu kali, sedangkan di Masjidil Haram jauh lebih besar lagi. Keutamaan inilah yang menjadikan kedua masjid sangat dirindukan umat Islam.

Seberapa besar keutamaan salat di kedua masjid?

Rasulullah menyebutkan bahwa salat di Masjid Nabawi lebih utama seribu kali daripada salat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram. Sementara itu, dalam riwayat lain disebutkan salat di Masjidil Haram lebih utama hingga seratus ribu kali. Pelipatgandaan ini menunjukkan kedudukan kedua masjid yang sangat tinggi di sisi Allah.

Mengapa pahala salat di sana dilipatgandakan?

Pelipatgandaan pahala ini berkaitan dengan kemuliaan tempat dan kedudukannya dalam sejarah Islam. Masjidil Haram adalah tempat Ka'bah, kiblat umat, sedangkan Masjid Nabawi dibangun langsung oleh Rasulullah dan menjadi pusat dakwah Islam. Keduanya termasuk dalam tiga masjid yang secara khusus dianjurkan untuk dituju dalam perjalanan ibadah.

Keutamaan ini mendorong umat untuk memanfaatkan setiap kesempatan beribadah ketika berada di sana. Banyak jamaah berusaha memperbanyak salat, baik wajib maupun sunnah, karena menyadari betapa berharganya setiap rakaat. Kesadaran akan nilai besar ini membuat ibadah terasa lebih khusyuk dan penuh kesungguhan.

Bagaimana menyikapi keutamaan ini bagi yang belum berkesempatan ke sana?

Bagi yang belum berkesempatan, keutamaan ini dapat menjadi penyemangat untuk menjaga kualitas salat di mana pun berada. Perbanyak doa agar diberi kesempatan beribadah di kedua masjid, dan jaga ketaatan sebagai bekal. Keutamaan tempat tidak menghapus pentingnya kekhusyukan, sehingga salat yang baik di rumah pun tetap sangat bernilai.

Menyadari besarnya keutamaan ini sepatutnya menumbuhkan kesungguhan dalam beribadah, baik bagi yang sudah berkesempatan maupun yang masih menanti. Keutamaan tempat hendaknya berpadu dengan kekhusyukan hati, karena nilai ibadah pada akhirnya ditentukan oleh keikhlasan dan kehadiran hati di hadapan Allah.


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah keutamaan ini hanya untuk salat wajib?

Keutamaan pelipatgandaan pahala umumnya dipahami mencakup salat yang dikerjakan di kedua masjid. Para ulama berbeda pendapat mengenai rincian salat sunnah, namun secara umum beribadah di sana memiliki keutamaan besar yang dianjurkan untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Apakah perjalanan khusus untuk beribadah hanya ke kedua masjid ini?

Rasulullah menyebutkan tiga masjid yang secara khusus dituju untuk beribadah, yaitu Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsa. Ketiganya memiliki kemuliaan tersendiri, sehingga perjalanan ibadah ke sana memiliki dasar dan keutamaan dalam Islam.

Referensi

  • HR Bukhari no. 1190 dan Muslim no. 1394, dari Abu Hurairah (salat di Masjid Nabawi lebih utama seribu kali daripada masjid lain, kecuali Masjidil Haram).
  • HR Ibnu Majah no. 1406 dan Ahmad, dari Jabir (menurut riwayat, salat di Masjidil Haram lebih utama seratus ribu kali daripada masjid lain).
  • HR Bukhari no. 1189 dan Muslim no. 1397, dari Abu Hurairah (perjalanan ibadah hanya ke tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsa).
Apa Beda Pengalaman Menginap di Darul Salam Al Andalus