Setiap tahapan umroh memiliki doa yang dianjurkan, meski sebagian besar tidak diwajibkan. Yang terpenting, jamaah menghadirkan hati dan boleh berdoa dengan bahasa apa pun sesuai hajat. Berikut doa-doa penting yang biasa dibaca dari niat hingga tahallul.
1. Doa niat dan talbiyah
Saat berihram di miqat, jamaah berniat lalu memperbanyak talbiyah sepanjang perjalanan menuju Masjidil Haram.
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ
Labbaik Allahumma labbaik, labbaik laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.
Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah. Tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.
2. Doa memulai tawaf
Tawaf dimulai dari garis Hajar Aswad. Jamaah menghadapnya, lalu mengucap takbir. Tidak ada doa wajib khusus di setiap putaran, sehingga jamaah berdoa sesuai keinginan.
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ
Bismillahi wallahu akbar.
Artinya: Dengan nama Allah, dan Allah Maha Besar.
3. Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzaban nar.
Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.
4. Doa di Shafa dan Marwah
Saat naik ke Shafa untuk memulai sa'i, jamaah membaca penggalan ayat tentang Shafa dan Marwah, lalu bertakbir dan berdoa sesuai hajat. Hal yang sama dilakukan ketika tiba di Marwah.
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ
Innash shafa wal marwata min sya'airillah.
Artinya: Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah.
5. Doa setelah tawaf dan tahallul
Setelah tawaf, jamaah disunnahkan sholat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, lalu minum air zamzam dengan doa kebaikan, seperti memohon ilmu yang bermanfaat dan rezeki yang luas. Ketika tahallul, dapat dibaca doa memohon cahaya pada hari kiamat untuk setiap helai rambut yang dipotong.
Apakah doa harus persis seperti contoh?
Tidak. Doa-doa yang dicontohkan bersifat anjuran, bukan keharusan yang baku. Jamaah boleh menambah doa pribadi, menyebut nama keluarga, dan memohon hajat dunia maupun akhirat. Yang terpenting adalah kekhusyukan, keyakinan bahwa Allah mendengar, serta mengawali dengan pujian dan selawat. Sikap ini lebih utama daripada sekadar melafalkan bacaan panjang tanpa menghadirkan hati. Maka, hafalan boleh sederhana asalkan disertai penghayatan yang dalam.
Karena banyak jamaah ingin memaksimalkan doa di tempat-tempat mustajab, pembimbing ibadah biasanya membantu mengarahkan bacaan di setiap tahap agar lebih khusyuk dan tidak terburu-buru.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah doa umroh harus berbahasa Arab?
Tidak harus. Doa berbahasa Arab dianjurkan, namun jamaah boleh berdoa dengan bahasa yang dipahami, karena inti doa adalah kehadiran hati.
Apakah ada doa khusus tiap putaran tawaf?
Tidak ada doa wajib khusus di tiap putaran. Jamaah bebas berdzikir dan berdoa sesuai hajat sepanjang tawaf.
Kapan waktu paling mustajab berdoa saat umroh?
Di antaranya saat tawaf, di Multazam, di Shafa dan Marwah, dan ketika minum air zamzam.
Dengan menyiapkan doa-doa ini sejak di tanah air, Bapak/Ibu dapat menjalani setiap tahapan umroh dengan lebih tenang, fokus, dan penuh penghayatan.
Referensi
- Pusat Haji Umroh, Kumpulan Doa Umroh Arab Latin dan Terjemah. https://www.pusathajiumroh.id/kumpulan-doa-umroh/
- Umroh Batang, Doa dan Amalan Mustajab Selama Umroh. https://umrohbatang.com/artikel/doa-dan-amalan-mustajab-selama-umroh
- Detik, Titik Paling Mustajab di Makkah untuk Berdoa. https://www.detik.com/jatim/berita/d-8476481/12-titik-paling-mustajab-di-makkah-untuk-langitkan-doa