Cara Berniat Umroh dari Tanah Air atau dari Bandara

Niat umroh diambil saat berihram di miqat, sesuai rute perjalanan jamaah. Pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah niat boleh diambil dari tanah air atau dari bandara. Jawabannya bergantung pada titik miqat yang dilewati, karena yang menentukan adalah batas tempat memulai ihram, bukan negara asal.

Kapan niat diambil sesuai rute?

  • Jika ke Madinah dahulu, niat diambil di Bir Ali atau Dzulhulaifah sebelum menuju Makkah.
  • Jika langsung ke Jeddah, niat diambil di pesawat saat melintas sejajar Yalamlam atau Qarnul Manazil.
  • Sebagian jamaah mengambil miqat di Bandara King Abdulaziz Jeddah, yang ditetapkan sah melalui fatwa Majelis Ulama Indonesia.

Karena itu, niat ihram bukan diambil dari rumah di tanah air, melainkan ketika jamaah berada di atau melintasi miqat. Persiapan seperti mandi dan memakai kain ihram boleh dilakukan lebih awal, bahkan sejak dari Asrama Haji embarkasi, agar niat tinggal diucapkan tepat waktu.

Bagaimana lafal niatnya?

Niat cukup dihadirkan di dalam hati dan dianjurkan dilafalkan, yaitu Nawaitul umrata wa ahramtu bihi lillahi taala, labbaika Allahumma umratan, yang berarti aku berniat umroh dan berihram karenanya untuk Allah Taala. Setelah itu dilanjutkan talbiyah.

Apa itu niat bersyarat?

Bagi jamaah yang khawatir terhalang menyelesaikan umroh, misalnya karena sakit atau kondisi tertentu, para ulama menganjurkan niat bersyarat. Caranya menambahkan ucapan Allahumma mahilli haitsu habastani, yang berarti ya Allah, tempat tahallulku di mana pun Engkau menahanku. Dengan syarat ini, bila benar-benar terhalang, jamaah boleh bertahallul tanpa kewajiban dam.

Apa yang disiapkan sebelum berniat?

Sebelum berniat di miqat, jamaah disunnahkan mandi, berwudhu, merapikan diri, lalu mengenakan kain ihram. Hal-hal seperti memotong kuku dan merapikan rambut sebaiknya dituntaskan lebih dahulu, karena terlarang setelah berniat. Banyak jamaah sudah mengenakan ihram sejak dari embarkasi atau hotel agar lebih siap. Dengan persiapan yang rapi, jamaah cukup mengucapkan niat saat tiba di miqat tanpa tergesa, sehingga ibadah dimulai dengan tenang dan tertib.

Karena penentuan miqat di pesawat hanya beberapa menit, pembimbing yang berpengalaman akan mengumumkan saat yang tepat untuk berniat, sehingga jamaah tidak terlewat. Pendampingan seperti ini menjadi salah satu kriteria yang banyak dipertimbangkan.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bolehkah berniat umroh sejak dari rumah?

Persiapan boleh, namun niat ihram yang sah diambil saat berada di atau melintasi miqat, bukan dari rumah di tanah air.

Apa yang terjadi jika lupa berniat di miqat?

Jika telanjur melewati miqat tanpa ihram, jamaah dikenai dam, kecuali kembali ke miqat lalu berihram dengan benar.

Apakah semua jamaah perlu niat bersyarat?

Tidak wajib. Niat bersyarat dianjurkan terutama bagi yang sakit atau khawatir terhalang menyelesaikan ibadah.

Dengan memahami kapan dan bagaimana berniat, Bapak/Ibu dapat memulai umroh dengan tertib sejak menit pertama dan terhindar dari kekeliruan miqat.

Referensi

Daftar Perlengkapan Umroh yang Wajib Dibawa Jamaah