Salah satu bekal terpenting sebelum berangkat adalah menghafal bacaan niat umroh dan talbiyah. Keduanya menandai dimulainya ibadah dan dilantunkan sepanjang perjalanan menuju Baitullah.
Bagaimana bacaan niat umroh?
Dalam fiqih, niat sejatinya berada di dalam hati. Namun para ulama menganjurkan melafalkannya untuk membantu kekhusyukan. Bacaan niat umroh yang umum adalah:
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى، لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Nawaitul 'umrata wa ahramtu biha lillahi ta'ala, labbaika Allahumma 'umratan.
Artinya: Aku berniat umroh dan berihram karena Allah Ta'ala. Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk berumroh.
Sebagian jamaah cukup mengucapkan Labbaika umratan yang berarti aku penuhi panggilan-Mu untuk umroh. Keduanya sah, karena bahasa bukan syarat sahnya niat.
Bagaimana bacaan talbiyah lengkap?
Setelah berniat, jamaah segera melantunkan talbiyah berikut secara berulang:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Labbaika Allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.
Artinya: Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.
Kapan talbiyah dibaca dan sampai kapan?
Talbiyah dibaca berulang sejak niat di miqat dan terus dilantunkan sepanjang perjalanan hingga jamaah tiba di Masjidil Haram dan memulai tawaf. Dalam sebuah riwayat yang dinukil Imam Tirmidzi, disebutkan bahwa setiap yang bertalbiyah akan diikuti oleh batu, pohon, dan tanah di sekitarnya.
Bagaimana adab membaca niat dan talbiyah?
Laki-laki disunnahkan membaca talbiyah dengan suara agak lantang sebagai syiar, sedangkan perempuan cukup dengan suara lirih. Bacalah dengan tenang, tidak tergesa, dan penuh penghayatan akan maknanya.
Agar hafalan semakin mantap, jamaah Umroh Ramadhan Series Alburaq dibekali bimbingan pelafalan sejak di Tanah Air dan didampingi pembimbing yang menuntun talbiyah bersama dalam perjalanan menuju Makkah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah niat umroh berbeda untuk pria dan wanita?
Tidak. Bacaan niat umroh sama untuk laki-laki dan perempuan.
Apakah wajib menghafal lafaz panjang?
Tidak. Yang utama adalah kesadaran hati; lafaz singkat pun sudah mencukupi.
Daftar Pustaka
- Imam at-Tirmidzi, Sunan at-Tirmidzi.
- Kementerian Agama RI, Tuntunan Manasik Haji dan Umrah, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
- Ahmad Alaqiy, Umrah: Panduan Ibadah Umrah Praktis Lahir Batin.
- Islam.nu.or.id (NU Online), rubrik Haji dan Umrah.